Program MBG Dinilai Beri Manfaat Ganda bagi Warga Lampung

Jumat, 21 Nov 2025 16:06
    Bagikan  
Program MBG Dinilai Beri Manfaat Ganda bagi Warga Lampung
Ist

DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas sosialisasi MBG.

RINGKASNEWS.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi perhatian publik sebagai salah satu upaya pemerintah memperkuat ketahanan gizi nasional. Melalui pendekatan yang lebih terstruktur, program ini menyasar kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

DPR RI bersama Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperluas pelaksanaan program MBG, termasuk di Bandar Lampung pada Rabu (18/11). Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang edukasi mengenai pentingnya asupan gizi sejak dini.

Anggota Komisi IX DPR RI, Nihayatul Wafiroh, menyebut program MBG merupakan bentuk kehadiran negara dalam memastikan masyarakat mendapatkan akses gizi yang layak. Di hadapan ratusan warga, ia menegaskan bahwa program ini bukan sekadar pembagian makanan.

“MBG adalah langkah strategis untuk membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini. Banyak warga yang membutuhkan dukungan gizi namun terkendala akses. Melalui program ini, negara hadir untuk memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi,” ujar Nihayatul.

Ia menjelaskan, pelaksanaan MBG turut didukung oleh Sentra Produksi dan Penyediaan Gizi (SPPG). Selain memastikan ketersediaan bahan pangan segar dan aman, SPPG juga memberi manfaat ekonomi melalui pasokan yang melibatkan wilayah sekitar.

Menurutnya, program ini tidak hanya meningkatkan mutu gizi, tetapi juga membuka peluang kerja bagi warga yang terlibat sebagai tenaga dapur dan distribusi.

“Ini bukan hanya soal makanan. Banyak warga sekitar SPPG bisa terlibat dalam proses produksi pangan. Jadi manfaatnya ganda, gizi untuk keluarga dan ekonomi untuk lingkungan,” kata dia.

Menanggapi isu dugaan keracunan makanan yang sebelumnya sempat beredar, Nihayatul menegaskan bahwa kasus tersebut terjadi akibat dapur yang tidak mengikuti standar operasional prosedur (SOP).

“Masyarakat tidak perlu khawatir. Kami sudah turun ke lapangan, dan persoalannya karena ada dapur yang tidak mengikuti SOP. Kami mendorong BGN memperketat pengawasan agar kejadian serupa tidak terulang. Intinya, program ini aman dan memberikan banyak manfaat,” ujarnya.

Ia berharap penguatan pengawasan dan kolaborasi berbagai pihak dapat membuat program MBG berjalan optimal dan memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat.

“MBG harus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” kata Nihayatul.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

OJK Cirebon dan Pemkab Indramayu Perluas Penyaluran KUR bagi UMKM
Cegah Kecelakaan, KAI Daop 3 Cirebon Tutup 16 Perlintasan Sebidang Selama 2025
Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Polres Cirebon Kota Kembalikan Motor Korban
Perkuat UMKM, OJK Cirebon Dorong Optimalisasi Penyaluran KUR di Kuningan
Komisi I DPRD Kota Cirebon Minta Lurah Data Bangunan Liar di Bantaran Sungai
Dituduh Jual Es Spons, Pedagang Es Gabus Ngaku Alami Kekerasan Aparat
Usai Video Viral Langgar Norma, DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Izin dan Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Desa Matangaji Kembangkan Wisata Kolam Renang untuk Dongkrak PAD Desa
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Ungkap Dua Kasus Peredaran Obat Keras dan Narkotika
Komisi III DPRD Kota Cirebon Nilai Perlindungan Data Kesehatan Masih Lemah
Tamu Hotel di Kota Cirebon Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar, Polisi Ungkap Kronologi Awal
KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Mulai 25 Januari
Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang
Bangunan Outdoor SMAN Susukan Cirebon Ambruk Diterjang Angin, Tiga Siswa Sempat Terjebak
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah