Program MBG di Purwakarta Tegaskan Komitmen Pemerintah pada Ketahanan Gizi Keluarga

Jumat, 14 Nov 2025 09:38
    Bagikan  
Program MBG di Purwakarta Tegaskan Komitmen Pemerintah pada Ketahanan Gizi Keluarga
Ist

Anggota Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menyampaikan pentingnya pemenuhan gizi anak dalam kegiatan Program Makan Bergizi di Purwakarta, Selasa (11/11).

RINGKASNEWS.ID - Program Makan Bergizi (MBG) kembali digelar di Kabupaten Purwakarta sebagai bagian dari langkah pemerintah meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya gizi seimbang bagi anak dan keluarga.

Kegiatan ini mempertemukan unsur legislatif, Badan Gizi Nasional, serta pemerintah kecamatan yang berperan dalam memperkuat ketahanan gizi di wilayah setempat.

Anggota Komisi IX DPR RI, Putih Sari, menilai pemenuhan gizi sejak dini merupakan investasi jangka panjang bagi kualitas sumber daya manusia.

Ia menyebut kesehatan, kecerdasan, dan produktivitas generasi mendatang ditentukan oleh pola makan yang diterima anak pada masa tumbuh kembang.

“Gizi yang baik menjadi fondasi masa depan anak. Program MBG tidak hanya mengatur pola konsumsi, tetapi juga membuka ruang partisipasi masyarakat dalam penyediaan pangan lokal,” kata Putih Sari saat menghadiri kegiatan MBG di Purwakarta, Selasa (11/11).

Perwakilan Badan Gizi Nasional, Teguh Suparngadi, menjelaskan bahwa pemenuhan gizi anak merupakan tanggung jawab bersama.

Melalui skema MBG yang melibatkan warga dalam pengadaan, pengolahan, hingga distribusi pangan, masyarakat dinilai dapat merasakan manfaat kesehatan sekaligus peluang ekonomi.

“Kesadaran kolektif sangat menentukan keberhasilan pembentukan generasi yang sehat dan produktif,” ujar Teguh.

Camat Purwakarta, Riyan Abdillah, juga memberikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program di wilayahnya.

Ia menilai kekompakan antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat menjadi kunci agar program berjalan berkelanjutan.

Menurut Riyan, ketika masyarakat terlibat sebagai penerima manfaat sekaligus bagian dari rantai usaha pangan, dampaknya terasa pada kesehatan anak serta penguatan ekonomi lokal.

“MBG tidak hanya menyediakan makanan bergizi, tetapi juga membangun pemahaman mengenai pola hidup sehat, kebersihan, dan pentingnya perhatian terhadap tumbuh kembang anak,” katanya.

Melalui kolaborasi berbagai pihak, pemerintah berharap pelaksanaan MBG di Purwakarta dapat memperkuat ketahanan gizi keluarga sekaligus membentuk generasi yang lebih sehat dan produktif.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

OJK Cirebon dan Pemkab Indramayu Perluas Penyaluran KUR bagi UMKM
Cegah Kecelakaan, KAI Daop 3 Cirebon Tutup 16 Perlintasan Sebidang Selama 2025
Empat Residivis Curanmor Ditangkap, Polres Cirebon Kota Kembalikan Motor Korban
Perkuat UMKM, OJK Cirebon Dorong Optimalisasi Penyaluran KUR di Kuningan
Komisi I DPRD Kota Cirebon Minta Lurah Data Bangunan Liar di Bantaran Sungai
Dituduh Jual Es Spons, Pedagang Es Gabus Ngaku Alami Kekerasan Aparat
Usai Video Viral Langgar Norma, DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Izin dan Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Desa Matangaji Kembangkan Wisata Kolam Renang untuk Dongkrak PAD Desa
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Ungkap Dua Kasus Peredaran Obat Keras dan Narkotika
Komisi III DPRD Kota Cirebon Nilai Perlindungan Data Kesehatan Masih Lemah
Tamu Hotel di Kota Cirebon Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar, Polisi Ungkap Kronologi Awal
KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Mulai 25 Januari
Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang
Bangunan Outdoor SMAN Susukan Cirebon Ambruk Diterjang Angin, Tiga Siswa Sempat Terjebak
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah