Program Makan Bergizi Gratis di Cirebon Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Berbasis Komunitas

Selasa, 28 Oct 2025 13:29
    Bagikan  
Program Makan Bergizi Gratis di Cirebon Diharapkan Jadi Penggerak Ekonomi Berbasis Komunitas
Ist

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani bersama perwakilan BGN dan peserta sosialisasi Program MBG di Andalus City, Kota Cirebon, Minggu (26/10/2025).

RINGKASNEWS.ID - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disosialisasikan oleh DPR RI bersama mitra kerja Badan Gizi Nasional (BGN) di Andalus City, Kota Cirebon, Minggu (26/10/2025).

Program ini tak hanya berfokus pada pemenuhan gizi anak, tetapi juga diharapkan menjadi penggerak ekonomi berbasis komunitas.

Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani, menjelaskan bahwa program MBG merupakan langkah strategis dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini.

Ia menegaskan, DPR memiliki tanggung jawab memastikan program ini berjalan dengan dasar hukum yang kuat, transparan, dan merata hingga ke daerah.

“Pengawasan dilakukan agar kualitas gizi, keamanan penyediaan makanan, dan akuntabilitas pendanaan terjamin. Ini penting agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat,” ujar Netty.

Selain memperkuat kebijakan, Netty juga mengajak masyarakat untuk mengubah pola konsumsi menjadi lebih sehat. Menurutnya, makanan bergizi tidak harus mahal dan bisa dimulai dari rumah tangga sendiri.

“Kebiasaan makan sehat bisa dimulai dari dapur sendiri. Mari biasakan mengolah bahan lokal yang bergizi dan aman untuk keluarga,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Cirebon, Karso, menekankan bahwa program MBG juga harus mampu mendorong aktivitas ekonomi lokal agar manfaatnya semakin luas.

“Regulasi yang disusun bukan hanya soal distribusi pangan, tapi juga bagaimana program ini menggerakkan pertanian, perikanan, dan UMKM daerah. Jadi, program ini harus berpihak pada masyarakat,” jelasnya.

Dari sisi pelaksanaan teknis, Tati Herlia dari Badan Gizi Nasional menyampaikan bahwa program MBG dijalankan dengan sistem pengawasan digital agar penyaluran tepat sasaran dan efisien.

“Menu disusun oleh ahli gizi dengan memanfaatkan bahan pangan lokal. Dengan begitu, selain memenuhi kebutuhan nutrisi anak, program ini juga mendorong ekonomi daerah dan membuka lapangan kerja,” ungkapnya.

Ia menambahkan, keberhasilan program MBG di Jawa Barat, termasuk di Cirebon, sangat bergantung pada kolaborasi lintas sektor.

“Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, program ini akan berkelanjutan dan menjadi investasi penting bagi generasi emas 2045,” tutup Tati.

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

Dituduh Jual Es Spons, Pedagang Es Gabus Ngaku Alami Kekerasan Aparat
Usai Video Viral Langgar Norma, DPRD Kabupaten Cirebon Soroti Izin dan Pengawasan Tempat Hiburan Malam
Desa Matangaji Kembangkan Wisata Kolam Renang untuk Dongkrak PAD Desa
Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Ungkap Dua Kasus Peredaran Obat Keras dan Narkotika
Komisi III DPRD Kota Cirebon Nilai Perlindungan Data Kesehatan Masih Lemah
Tamu Hotel di Kota Cirebon Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar, Polisi Ungkap Kronologi Awal
KAI Buka Penjualan Tiket Kereta Api Lebaran 2026 Mulai 25 Januari
Video Dugaan Pesta LGBT Viral, Polres Cirebon Kota Amankan Dua Orang
Bangunan Outdoor SMAN Susukan Cirebon Ambruk Diterjang Angin, Tiga Siswa Sempat Terjebak
Video Dugaan Pesta LGBT di THM Cirebon Viral, Bupati Minta Penelusuran
Pendapatan Negara di Jawa Barat Tembus Rp145,65 Triliun hingga Akhir 2025
KA Menoreh Tertemper Truk di Cirebon, Asisten Masinis Luka
Sengketa Garapan Sawah TKD Setu Kulon di Kaliwedi Menunggu Keputusan Bupati Cirebon
Pemkot Cirebon Mulai Penataan Kabel Bawah Tanah untuk Rapikan Wajah Kota
Komisi II DPRD Kota Cirebon Minta Penanganan Banjir dan Infrastruktur 2026 Lebih Terarah
KPK Tangkap Wali Kota Madiun dan Bupati Pati dalam OTT Sehari
Di Tengah Libur Tahun Baru, PLN Rampungkan Penggantian Trafo GITET Mandirancan
KAI Daop 3 Cirebon Alihkan Rute Kereta Akibat Luapan Air di Pekalongan
Kasus Faktur Pajak Fiktif Rp170 Miliar, DJP Limpahkan Tersangka ke Kejaksaan
Komisi III DPRD Kabupaten Cirebon Terima Aspirasi HMI soal Banjir dan Kerusakan Hutan