Seorang Pria di Cirebon Ditemukan Tergantung di Kamar Mandi Rumahnya

Selasa, 12 May 2026 14:16
Polisi saat melakukan pemeriksaan di lokasi penemuan pria yang ditemukan tergantung di kamar mandi. Ist

RINGKASNEWS.ID - Seorang pria ditemukan meninggal dunia dalam kondisi tergantung di kamar mandi rumahnya, Selasa (12/5/2026) pagi. Peristiwa itu membuat geger warga Kampung Langensari Baru, Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.

Korban diketahui berinisial D.R. (34), seorang karyawan swasta warga Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon. Ia ditemukan sekitar pukul 10.00 WIB di dalam kamar mandi rumahnya menggunakan kain sarung.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah anggota keluarga merasa curiga dengan sikap korban yang tampak murung dan lebih banyak diam usai pulang berolahraga.

Tak lama kemudian, terdengar suara benturan dari arah belakang rumah disusul suara seperti orang mengorok. Karena khawatir, keluarga kemudian meminta bantuan warga sekitar untuk melakukan pengecekan.

Saat dicek bersama-sama, warga menemukan bercak darah di depan kamar mandi dan melihat korban sudah dalam kondisi tergantung.

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke ketua RT dan diteruskan ke pihak kepolisian.

Plt Kapolsek Kesambi IPTU Iman Hendro Santoso mengatakan, petugas yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara.

“Korban ditemukan meninggal dunia dalam keadaan tergantung di kamar mandi rumahnya menggunakan kain sarung. Dari hasil pemeriksaan awal, terdapat bekas jeratan pada leher korban dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lainnya,” kata Iman.

Polisi juga meminta keterangan sejumlah saksi serta berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Cirebon Kota untuk pemeriksaan awal di lokasi kejadian.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menyampaikan, pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

“Pihak keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan autopsi. Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Gunung Jati Kota Cirebon,” ujar Aris.

Berita Terkini