RINGKASNEWS.ID - Pencarian Afandi Akbar (10), bocah yang hanyut di Sungai Kriyan, akhirnya membuahkan hasil. Setelah dua hari pencarian, korban ditemukan pada Rabu pagi, (6/5) di pesisir Pantai Kesunean, Kelurahan Kesepuhan, Kecamatan Lemahwungkuk.
Sejak dilaporkan hanyut pada Senin (4/5/2026) sore, tim gabungan terus menyisir aliran sungai hingga ke muara. Pencarian dilakukan secara intensif dengan melibatkan berbagai unsur.
Begitu ditemukan, proses evakuasi langsung dilakukan. Babinsa Kelurahan Kesepuhan, Serka Tuhardi, turut terjun bersama tim gabungan mengevakuasi jenazah korban dari lokasi.
“Kami langsung melakukan evakuasi bersama tim setelah korban ditemukan. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” ujar Serka Tuhardi di sela kegiatan.
Operasi pencarian dan evakuasi ini melibatkan TNI, Polri, Basarnas, BPBD Kota Cirebon, PMI, serta aparat kelurahan dan kecamatan. Danramil 1403/Lemahwungkuk, Kapten Arh Hotas Manalu, juga hadir memantau langsung di lapangan.
Setelah dievakuasi, jenazah korban diperiksa oleh tim Inafis Polres Cirebon Kota. Hasil pemeriksaan tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
“Atas kesepakatan keluarga, jenazah kemudian diserahkan untuk dimakamkan,” kata petugas.
Rencananya, korban akan dimakamkan di TPU Cibetok Gambirlaya Selatan, Kelurahan Kesepuhan.
Peristiwa ini menyisakan duka bagi keluarga dan warga sekitar. Kapten Hotas Manalu menyampaikan belasungkawa sekaligus mengapresiasi kerja keras seluruh tim yang terlibat dalam pencarian.
“Kami turut berduka cita dan berterima kasih kepada semua pihak yang sudah bekerja maksimal hingga korban ditemukan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada saat beraktivitas di sekitar sungai, terutama saat cuaca tidak menentu.