Resmi Jabat Sekda Kota Cirebon, Iing Daiman Bidik Penguatan Sistem dan SDM

Senin, 4 May 2026 15:39
Pelantikan pejabat Pemkot Cirebon berlangsung khidmat, Iing Daiman resmi menjabat Sekda, Senin (4/5/2026). Dok.Pemkot

RINGKASNEWS.ID - Iing Daiman resmi dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, bersamaan dengan puluhan pejabat lainnya dalam perombakan struktur birokrasi, Senin (4/5/2026).

Wali Kota Cirebon, Effendi Edo mengatakan, rotasi dan promosi jabatan ini bukan sekadar rutinitas. Ia menegaskan bahwa seluruh penempatan telah melalui proses evaluasi untuk memastikan kesesuaian antara jabatan dan kompetensi.

“Penempatan ini sudah melalui proses evaluasi. Harapannya, roda pemerintahan bisa berjalan lebih optimal dan pelayanan ke masyarakat semakin baik,” kata Edo.

Selain melantik Sekda, Pemkot Cirebon juga mengangkat, memindahkan, dan mengukuhkan total 80 pejabat di berbagai level. Mulai dari pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, hingga pengawas.

"Perombakan ini diharapkan mampu memperkuat kinerja perangkat daerah secara menyeluruh," ujarnya.

Edo menegaskan, proses penempatan jabatan dilakukan dengan pendekatan sistem merit. Artinya, keputusan diambil berdasarkan penilaian objektif terhadap kinerja, kompetensi, dan integritas.

“Semua sudah melalui evaluasi yang terukur. Kami ingin memastikan birokrasi berjalan profesional dan fokus pada hasil,” tutur Edo.

Ia juga mengingatkan para pejabat yang baru dilantik untuk segera beradaptasi dan memperkuat kolaborasi lintas perangkat daerah.

“Kunci ke depan itu kolaborasi. Tinggalkan ego sektoral, karena masyarakat butuh pelayanan yang cepat dan tepat,” kata Effendi.

Sementara itu, Iing Daiman mengaku siap menjalankan amanah yang diberikan. Ia menyebut jabatan Sekda sebagai posisi strategis yang menuntut kerja serius dalam mengoordinasikan jalannya pemerintahan.

“Ini tanggung jawab besar. Tugas saya memastikan visi dan misi pimpinan bisa diterjemahkan dalam kerja nyata di lapangan,” ucap Iing.

Ke depan, Iing menegaskan akan fokus pada penguatan sistem birokrasi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur sipil negara (ASN). Menurutnya, dua hal tersebut menjadi kunci untuk meningkatkan kinerja pemerintahan.

Selain itu, ia juga menyoroti kondisi keuangan daerah yang perlu dikelola secara cermat. Ia mendorong adanya inovasi dalam menggali pendapatan daerah serta mencari alternatif pembiayaan pembangunan.

“Kita harus adaptif. Dengan sistem yang kuat dan SDM yang terus berkembang, saya optimistis kinerja pemerintah bisa lebih maksimal,” kata Iing.

Berita Terkini