Pekerja Proyek BBWS Tewas di Sungai Gegesik Saat Menolong Rekannya

Sabtu, 13 Dec 2025 19:01
    Bagikan  
Pekerja Proyek BBWS Tewas di Sungai Gegesik Saat Menolong Rekannya
Ringkas Media

Tim SAR bersama warga melakukan pencarian pekerja proyek BBWS yang tenggelam di Sungai Gegesik, Desa Luwung Kencana, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Sabtu (13/11/2025). Korban akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

RINGKASNEWS.ID - Seorang pekerja proyek Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus Sungai Gegesik, Desa Luwung Kencana, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, Sabtu (13/11/2025). Korban tenggelam saat berusaha menolong rekannya yang tercebur ke sungai.

Korban bernama Naim, pekerja pada proyek saluran irigasi pembuangan Sungai Gegesik BGS 24 yang dikerjakan oleh BBWS. Saat kejadian, korban bekerja bersama rekannya, Daiman.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.30 WIB. Berdasarkan keterangan di lokasi, Daiman terpeleset ke sungai ketika membawa material proyek. Melihat rekannya dalam kondisi kesulitan dan tidak bisa berenang, Naim spontan menceburkan diri untuk memberikan pertolongan.

Upaya penyelamatan tersebut berhasil mengamankan Daiman ke tepi sungai. Namun, arus Sungai Gegesik yang saat itu deras justru menyeret tubuh Naim ke tengah aliran. Korban sempat berusaha menepi, tetapi akhirnya tenggelam.

Warga Desa Luwung Kencana yang mengetahui kejadian itu segera melakukan pencarian dengan peralatan seadanya, seperti tali dan jaring, sambil menunggu kedatangan tim SAR.

Setelah pencarian oleh warga belum membuahkan hasil, tim SAR tiba di lokasi sekitar pukul 15.00 WIB dan melanjutkan pencarian bersama masyarakat.

Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB, tidak jauh dari lokasi awal korban menceburkan diri. Naim ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Kuwu Desa Luwung Kencana, Mustofa, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan pemerintah desa langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan tim SAR setelah menerima laporan dari warga.

“Kami menerima laporan adanya pekerja proyek BBWS yang tenggelam. Pemerintah desa langsung melaporkannya ke kepolisian dan tim SAR,” ujar Mustofa.

Menurut Mustofa, korban diketahui merupakan warga Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah. Ia menambahkan, sebagian besar pekerja dalam proyek BBWS tersebut berasal dari wilayah Jawa Tengah.

“Korban sudah ditemukan sekitar pukul 16.00 WIB dalam keadaan meninggal dunia dan telah diserahkan kepada pihak keluarga,” kata Mustofa. (Ade R)

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Caruban Promosindo

Berita Terbaru

KAI dan DJKA Tinjau Lintas Cirebon untuk Persiapan Angkutan Lebaran
Komisi IX DPR Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis di Gianyar
Pemkot Cirebon Pastikan Simpanan Nasabah BPR Aman di Bawah Penjaminan LPS
KAI Daop 3 Cirebon Buka Kantor Layanan Aset Terpadu di Pegadenbaru
Perumda BPR Bank Cirebon Ditutup, OJK Cabut Izin Usaha
DPRD Kota Cirebon Dorong Pelestarian Tokoh Sejarah Masuk Dokumen Pembangunan
Radio Ekraf 2026 Diluncurkan, Kemenekraf Fokus Benahi Ekosistem Penyiaran Daerah
Muh Haris Sebut MBG Tak Hanya Soal Gizi, tetapi Juga Penggerak Ekonomi Daerah
DJP dan Bareskrim Polri Perbarui Kerja Sama Penegakan Hukum Pajak
Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis Digelar di Desa Kertajaya, Cianjur
Banjir Belum Surut, Polres Cirebon Kota Salurkan Bantuan untuk Warga Villa Intan Klayan
BPBD Catat 234 Kejadian Bencana di Kabupaten Cirebon Sepanjang 2025
Sophi Zulfia: Hasil Rakornas Harus Diterapkan dalam Kebijakan Daerah
Kasus Dugaan Penggelapan PPN Rp583 Miliar, Tiga Perusahaan Baja di Tangerang Diperiksa DJP
AKSA Cafe Resmi Dibuka di Kota Cirebon, Usung Konsep Semi Open Space
Tiket Mudik Lebaran 2026 Masih Banyak, Ini Data Penjualan KAI Daop 3 Cirebon
Sambut Ramadhan, Hotel Santika Premiere Linggarjati Tawarkan Iftar Nusantara–Timur Tengah
Pipa Utama PDAM Kota Cirebon Jebol, Perbaikan Ditargetkan Dua Hari
Pengurus SMSI Kota Cirebon 2026–2029 Dilantik, Tegaskan Komitmen Media Siber Profesional
Perda Pajak Kota Cirebon Dievaluasi Pemerintah Pusat, DPRD Soroti Dampaknya bagi UMKM