BGN Perkuat Edukasi Gizi untuk Anak-anak di Desa Adat Susut Tabanan

Jumat, 20 Feb 2026 13:37
Edukasi gizi di Desa Adat Susut, Tabanan, menghadirkan BGN dan Charles Honoris secara daring, diikuti warga setempat. Ist

RINGKASNEWS.ID - Upaya peningkatan pemahaman gizi bagi masyarakat terus dilakukan di berbagai daerah. Salah satunya melalui kegiatan edukasi yang digelar di Wantilan Desa Adat Susut, Desa Baru, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan, Bali, Jumat (20/2).

Kegiatan tersebut melibatkan Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Charles Honoris, yang mengikuti acara secara daring. Hadir pula Kepala KPPG Wilayah Bali, NTT, dan NTB Mursina Wahyuningsih Daeng serta anggota DPRD Tabanan Putu Yuni Widyadnyani.

Dalam sambutannya, Charles menegaskan pentingnya peran aktif lembaga negara dalam memastikan kebijakan gizi benar-benar menjangkau masyarakat, khususnya anak-anak sebagai kelompok yang rentan.

“Anak-anak harus mendapatkan asupan gizi yang baik agar tumbuh sehat dan memiliki daya saing di masa depan. Ini bukan hanya soal makanan, tetapi soal investasi sumber daya manusia,” ujar Charles.

Ia menilai edukasi menjadi kunci agar masyarakat memahami pentingnya pola makan seimbang. Menurut dia, kebijakan tidak cukup hanya berbentuk aturan, tetapi harus dibarengi pendampingan dan penyuluhan secara berkelanjutan.

Charles juga mengingatkan meningkatnya kasus penyakit tidak menular seperti stroke, kanker, dan gagal ginjal yang berkaitan dengan pola konsumsi tinggi gula, garam, dan lemak. Karena itu, ia mengajak orang tua lebih cermat dalam memilih makanan bagi anak.

“Peran keluarga sangat penting. Orang tua perlu membiasakan anak mengonsumsi makanan sehat sesuai panduan World Health Organization (WHO),” katanya.

Melalui kegiatan ini, BGN diharapkan semakin aktif menjadi motor penggerak edukasi gizi di daerah. Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dinilai penting untuk membangun kesadaran bersama, sehingga anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan siap menghadapi tantangan di masa mendatang.

Berita Terkini