Mariana Ajak Warga Tanah Laut Kawal Pemberian Makanan Bergizi untuk Siswa

Rabu, 18 Feb 2026 17:11
Anggota Komisi IX DPR RI Mariana saat berdialog dengan masyarakat di Tanah Laut, Kalsel, terkait upaya pemenuhan gizi anak sekolah, Senin (16/2). Ist

RINGKASNEWS.ID - Anggota Komisi IX DPR RI, Mariana, mengajak masyarakat di Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, terlibat aktif mengawal pelaksanaan pemberian makanan bergizi bagi siswa sekolah.

Menurut dia, keterlibatan publik menjadi faktor penting agar kebijakan tersebut berjalan efektif dan tepat sasaran.

Ajakan itu disampaikan Mariana dalam pertemuan yang digelar di Aula H. Abidin, Tambang Ulang, Senin (16/2).

Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Badan Gizi Nasional (BGN), Dinas Pendidikan, para kepala desa, kepala sekolah, dewan guru, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam pemaparannya, Mariana menilai penyediaan makanan bergizi bagi anak sekolah merupakan langkah strategis untuk membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini.

Ia menyebut kebijakan ini menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Ini bukan sekadar membagikan makanan. Negara sedang berinvestasi untuk masa depan generasi kita. Anak yang gizinya tercukupi akan lebih fokus, lebih semangat belajar, dan peluang prestasinya lebih besar,” ujar Mariana.

Ia mengungkapkan, sejumlah sekolah yang telah menjalankan program tersebut melaporkan adanya perubahan perilaku belajar siswa.

Guru, kata dia, merasakan anak-anak lebih siap mengikuti pelajaran karena tidak lagi belajar dalam kondisi lapar.

“Beberapa guru menyampaikan kepada kami, sekarang anak-anak lebih konsentrasi di kelas. Mereka punya energi yang cukup untuk mengikuti pelajaran sampai selesai,” katanya.

Selain berdampak pada kesehatan dan pendidikan, Mariana juga menyoroti efek ekonomi yang muncul di tingkat lokal. Pengelolaan dapur dan distribusi makanan, menurutnya, melibatkan tenaga kerja dari lingkungan sekitar.

“Setiap dapur menyerap tenaga kerja masyarakat setempat. Jadi manfaatnya tidak hanya dirasakan siswa, tetapi juga membantu menggerakkan perekonomian warga,” jelasnya.

Meski demikian, ia mengakui pelaksanaan di lapangan masih menghadapi sejumlah tantangan. Karena itu, Mariana meminta masyarakat tidak ragu memberikan masukan apabila menemukan kendala.

“Kalau ada kekurangan, sampaikan melalui mekanisme yang ada agar bisa segera diperbaiki. Kita ingin seluruh sekolah nantinya bisa merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Ia menutup pertemuan dengan mengingatkan pentingnya komitmen bersama agar kebijakan tersebut berjalan berkelanjutan dan benar-benar memberi dampak bagi generasi mendatang.

“Mari kita dukung dan awasi bersama demi masa depan anak-anak kita,” pungkas Mariana.

Berita Terkini