RINGKASNEWS.ID - Warga di Kabupaten Cirebon mengeluhkan lambannya proses penerbitan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Sejumlah pemohon mengaku harus datang berkali-kali ke kantor kecamatan karena dokumen yang diurus belum juga selesai.
Keluhan itu salah satunya disampaikan Rolies Imelda. Ia mengatakan sudah tiga hari mengurus KTP, namun hingga kini prosesnya masih belum rampung.
"Sudah tiga hari untuk penerbitan satu KTP masih belum beres. Kemarin alasannya operator bagian pencetakan sedang izin sakit, sekarang harus isi lagi di sistem online Sintren dan statusnya masih menunggu verifikasi. Ini sistem apa, kok bertele-tele," ujar Rolies, Rabu (3/6/2026).
Menurut Rolies, data kependudukannya sebenarnya sudah terdaftar dalam aplikasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Namun saat mengurus KTP, ia tetap diminta mengisi data kembali melalui sistem Sintren milik Disdukcapil Kabupaten Cirebon.
Keluhan serupa juga datang dari Yuanto, warga Desa Tegalwangi. Ia mengaku sudah beberapa kali mendatangi kantor pelayanan, tetapi prosesnya belum juga selesai.
"Dari hari Jumat sistem gangguan. Sekarang ke sini lagi malah masih nunggu verifikasi," kata Yuanto.
Pantauan di Kantor Kecamatan Weru, warga mulai berdatangan sejak pagi. Mereka mengurus berbagai dokumen administrasi kependudukan, termasuk KTP.
Namun tidak sedikit warga yang harus menunggu lebih lama karena proses verifikasi belum selesai. Sebagian lainnya terpaksa kembali lagi pada hari berikutnya.
Kondisi tersebut juga dikeluhkan operator pelayanan di tingkat kecamatan. Mereka mengaku sering kesulitan memberikan kepastian kepada warga karena proses verifikasi dan sinkronisasi data masih terkendala sistem.
Warga berharap Disdukcapil Kabupaten Cirebon segera membenahi layanan yang ada. Mereka ingin pengurusan dokumen kependudukan bisa lebih cepat dan tidak membuat masyarakat harus bolak-balik ke kantor pelayanan.