23 Ruas Jalan di Kabupaten Cirebon Mulai Diperbaiki, Pemkab Percepat Lelang Proyek 2026

Jumat, 15 May 2026 09:32
Perbaikan jalan di Kabupaten Cirebon mulai dikerjakan melalui program betonisasi tahun 2026. Ist

RINGKASNEWS.ID - Pemerintah Kabupaten Cirebon mulai mempercepat perbaikan infrastruktur jalan pada 2026. Sebanyak 23 ruas jalan di berbagai wilayah kini masuk proses lelang dini melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR).

Langkah tersebut dilakukan agar pekerjaan fisik bisa lebih cepat dimulai. Dengan begitu, masyarakat diharapkan segera merasakan manfaat perbaikan jalan.

Program itu juga menjadi bagian dari target peningkatan kemantapan jalan di Kabupaten Cirebon dalam beberapa tahun ke depan.

Beberapa ruas jalan yang akan diperbaiki di antaranya Jalan Sindanglaut-Ciawigajah, Jalan Klangenan-Panguragan, Jalan Arjawinangun-Suranenggala, Jalan Gebangilir-Waled, hingga Jalan Dukupuntang-Girinata.

Selain itu, ada juga perbaikan di Jalan Waled-Cibogo, Jalan Jamblang-Bakung, dan Jalan Cideng-Kertawinangun.

Panjang penanganan jalan bervariasi. Ada yang hanya ratusan meter, ada juga yang mencapai lebih dari satu kilometer. Lebar jalan yang diperbaiki berkisar antara 3,5 meter hingga 6 meter.

Mayoritas pekerjaan menggunakan konstruksi betonisasi agar jalan lebih kuat dan tahan lama.

Kepala DPUTR Kabupaten Cirebon, Sunanto, mengatakan pemerintah daerah menargetkan kondisi jalan mantap bisa tercapai pada 2029.

Ia menyebut tingkat kemantapan jalan di Kabupaten Cirebon hingga akhir 2025 sudah mencapai sekitar 86 persen.

“Target kami kondisi jalan mantap terus meningkat,” kata Sunanto dalam keterangannya, Kamis (14/5).

Total panjang jalan di Kabupaten Cirebon mencapai sekitar 1.410 kilometer. Rinciannya, jalan nasional sepanjang 98 kilometer, jalan provinsi 72 kilometer, dan jalan kabupaten sekitar 1.240 kilometer.

Selain mengandalkan APBD, Pemkab Cirebon juga terus mengupayakan bantuan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mendukung pembangunan infrastruktur.

Pada 2026, ada tiga ruas jalan kabupaten yang direncanakan mendapat bantuan penanganan dari Pemprov Jabar.

Sebelumnya, sejumlah ruas jalan di wilayah Pasaleman, Ciledug, Tonjong-Luwiasem, Kramat, hingga Pasawahan juga telah mendapat dukungan pembangunan dari pemerintah provinsi.

Sunanto mengatakan saat ini proses masih berada pada tahap asistensi detail engineering design (DED).

“Sekarang masih proses asistensi DED. Mudah-mudahan bisa terealisasi seperti bantuan provinsi tahun sebelumnya,” ujarnya.

Selain 23 ruas jalan tersebut, DPUTR juga menyiapkan lelang tahap ketiga dengan sekitar 70 paket pekerjaan tambahan. Mayoritas proyek itu bernilai di bawah Rp1 miliar dan tetap menggunakan konstruksi betonisasi.

Berita Terkini