RINGKASNEWS.ID - Persiapan menuju PORPROV Jawa Barat 2026 mulai dilakukan KONI Kabupaten Cirebon. Sebanyak 422 atlet dari 39 cabang olahraga menjalani tes kesehatan dan pengukuran fisik di Stadion Watubelah, Kabupaten Cirebon.
Kegiatan tersebut berlangsung selama lima hari. Pemeriksaan kesehatan digelar pada 11–13 Mei 2026, sedangkan tes fisik dilakukan pada 14–15 Mei 2026.
Ketua KONI Kabupaten Cirebon, Agus Kurniawan Budiman, mengatakan tes ini dilakukan untuk mengetahui kondisi awal para atlet sebelum menjalani program latihan lebih intensif.
Menurutnya, hasil tes nantinya menjadi bahan evaluasi bagi pelatih dalam menyusun pola latihan yang sesuai dengan kebutuhan atlet masing-masing.
“Dari hasil tes ini, pelatih bisa melihat kekuatan dan kekurangan atlet. Jadi program latihannya lebih terukur,” kata Agus dalam keterangannya, Sabtu (16/5).
Dalam tes tersebut, atlet menjalani sejumlah pengujian fisik. Mulai dari pengukuran indeks massa tubuh (BMI), fleksibilitas, kecepatan, kelincahan, daya tahan otot, hingga tes VO2 Max untuk melihat kapasitas daya tahan tubuh.
Seluruh hasil pemeriksaan akan dicatat sebagai data dasar pembinaan atlet. KONI Kabupaten Cirebon juga mulai menyusun database atlet berbasis sport science untuk mendukung pembinaan jangka panjang.
Agus menyebut pendekatan berbasis data penting agar pembinaan olahraga tidak lagi hanya mengandalkan metode konvensional.
“Harapannya atlet bisa mendapat program latihan yang lebih tepat sesuai kondisi fisiknya,” ujarnya.
Melalui tahapan ini, KONI Kabupaten Cirebon mulai memetakan kesiapan atlet yang diproyeksikan tampil di PORPROV Jabar 2026.
"Selain menjaga kondisi kesehatan, tes tersebut juga dilakukan untuk melihat tingkat kebugaran atlet sebelum masuk program latihan lanjutan," katanya.