RINGKASNEWS.ID - Tradisi Grebeg Syawal di kawasan makam Sunan Gunung Jati, Kecamatan Gunung Jati, Kabupaten Cirebon, kembali dipenuhi pengunjung, Sabtu (28/3/2026). Ratusan warga dari berbagai daerah datang untuk mengikuti tradisi tahunan usai Idulfitri.
Sejak pagi hari, peziarah tampak berdatangan dan memadati area makam. Mereka tidak hanya berziarah, tetapi juga mengikuti rangkaian doa bersama sebagai bentuk rasa syukur setelah menjalani ibadah puasa Ramadan.
Ahmad (45), warga Indramayu, mengaku sengaja datang bersama keluarganya untuk ikut serta dalam tradisi tersebut. Ia menyebut, Grebeg Syawal sudah menjadi agenda rutin setiap tahun bagi keluarganya.
“Setiap tahun saya datang. Selain berdoa dan mencari berkah, ini juga jadi momen kumpul keluarga,” ujar Ahmad.
Menurut dia, suasana Grebeg Syawal selalu terasa berbeda karena menghadirkan nuansa kebersamaan di tengah masyarakat yang datang dari berbagai daerah.
Sementara itu, pengurus makam kramat Syekh Maulana Dzatul Kahfi, Lalan, mengatakan jumlah pengunjung tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kondisi cuaca yang cerah serta masih dalam suasana libur Lebaran.
“Pengunjung tahun ini lebih banyak. Mungkin karena masih suasana libur Lebaran dan cuaca juga mendukung,” kata Lalan.
Tradisi Grebeg Syawal di Gunung Jati hingga kini tetap menjadi salah satu daya tarik wisata religi di Cirebon, sekaligus menjaga warisan budaya yang telah berlangsung turun-temurun.