Pemdes Guwa Lor Bantu Petani Atasi Serangan Hama Padi

Kamis, 26 Feb 2026 19:05
Petani di Desa Guwa Lor menyemprotkan obat keong sawah di lahan padi yang baru berusia 10 hari untuk mencegah serangan hama dan menjaga produktivitas panen. Ringkas Media

RINGKASNEWS.ID - Pemerintah Desa Guwa Lor, Kecamatan Kaliwedi, Kabupaten Cirebon, menyalurkan bantuan obat pengendali keong sawah kepada para petani.

Bantuan ini diberikan untuk melindungi tanaman padi yang saat ini memasuki masa awal pertumbuhan dan rentan terhadap serangan hama.

Kuwu Guwa Lor, H. Maksudi, mengatakan serangan keong sawah belakangan ini cukup mengganggu pertumbuhan padi yang baru berusia sekitar 10 hari setelah tanam.

“Keong sawah ini memakan batang padi yang masih muda. Kalau tidak segera ditangani, tanaman bisa mati dan berdampak pada hasil panen,” ujar Maksudi saat ditemui, Kamis (26/2/2026).

Ia menjelaskan, bantuan disalurkan melalui masing-masing kelompok tani. Setiap kelompok menerima satu dus berisi 13 botol obat keong sawah untuk digunakan secara bergilir di lahan pertanian anggota.

Menurut Maksudi, selain hama tikus, keong sawah menjadi ancaman serius bagi petani di wilayah tersebut. Namun, serangan tikus saat ini dinilai mulai berkurang dibandingkan musim sebelumnya.

Desa Guwa Lor memiliki luas lahan pertanian sekitar 477 hektare. Dengan luasan tersebut, wilayah ini menjadi salah satu sentra produksi padi di Kecamatan Kaliwedi.

“Dengan luas sawah yang ada, kami ingin memastikan produksi tetap terjaga. Kalau hasil panen meningkat, itu juga ikut mendukung ketahanan dan swasembada pangan,” katanya.

Saat ini, rata-rata hasil panen di Guwa Lor mencapai 7 hingga 8 ton gabah per hektare. Pemerintah desa berharap, melalui pengendalian hama yang lebih terarah, produktivitas pertanian dapat terus meningkat dari tahun ke tahun.

“Harapannya tentu hasil panen bisa lebih baik lagi dan petani tidak merugi karena serangan hama,” ucap Maksudi.

Berita Terkini