RINGKASNEWS.ID - Festival Kepatihan 2 Tahun 2026 mulai digelar di Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon, sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Cirebon ke-599.
Kegiatan diawali dengan ziarah ke makam Syekh Maulana Maghribi dan dilanjutkan Tabligh Akbar di Kelurahan Pekalipan, Jumat (19/6/2026).
Camat Pekalipan, Yoga Pramono mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial tahunan, tetapi juga momentum untuk mengenalkan kembali sejarah dan tokoh-tokoh yang memiliki peran penting dalam perkembangan Cirebon.
"Kami melihat masih banyak hal yang perlu digali terkait sejarah Syekh Maulana Maghribi. Ke depan, perlu ada narasi yang lebih kuat agar masyarakat mengetahui peran dan kontribusi beliau dalam perjalanan sejarah daerah ini," kata Yoga.
Menurutnya, keberadaan situs sejarah dan tokoh-tokoh masa lalu dapat menjadi sumber pembelajaran bagi masyarakat. Nilai-nilai yang ditinggalkan para pendahulu dinilai masih relevan untuk diterapkan dalam kehidupan saat ini.
Selain kegiatan keagamaan, festival juga menghadirkan berbagai aktivitas budaya dan pameran produk lokal. Sejumlah kuliner khas hasil olahan warga turut ditampilkan sebagai bagian dari upaya mengenalkan potensi yang dimiliki wilayah Pekalipan.
Yoga menilai pengembangan kawasan berbasis wisata budaya tidak cukup hanya mengandalkan agenda acara. Penataan lingkungan, kenyamanan pengunjung, hingga kesiapan sarana pendukung juga menjadi faktor yang perlu diperhatikan.
"Kalau ingin menjadi kawasan yang menarik untuk dikunjungi, maka lingkungan harus tertata dengan baik. Pengunjung harus merasa nyaman ketika datang," ujarnya.
Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam penyelenggaraan festival.
Menurutnya, kegiatan semacam ini dapat menjadi ruang untuk memperkenalkan budaya lokal sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.
Ia mengatakan keberadaan pameran UMKM dan kegiatan budaya menjadi kesempatan bagi pelaku usaha lokal untuk memperluas jangkauan pasar. Di sisi lain, masyarakat juga dapat lebih mengenal kekayaan budaya yang dimiliki Kota Cirebon.
Rangkaian Festival Kepatihan 2 akan berlangsung dengan sejumlah agenda seni dan budaya lainnya. Selain menjadi bagian dari perayaan Hari Jadi Cirebon, kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat keterikatan masyarakat terhadap sejarah dan identitas daerahnya.